Jumat, 21 April 2017

Diklat Daring Geogebra Matematika Nusantara


Lama tidak nengok blog ini, akhirnya kangen juga menyapa kalian. Kali ini aku akan bercerita tentang grup Matematika Nusantara  (MN) yang sudah berbadan hukum. Mau kenal dengan MN, simak ini ya...
MATEMATIKA NUSANTARA, yang sering disebut MN adalah organisasi profesi berbasis mata pelajaran, independent dan sudah berbadan hukum.  Tujuan utama didirikannya MN adalah untuk meningkatkan kompetensi guru matematika Indonesia, baik kompetensi profesional, kompetensi paedagogik, kompetensi sosial dan komptensi kepribadian.

Untuk tujuan itu MN sudah menyusun program. Untuk saat ini MN akan menyelenggarakan diklat dalam jaringan sebanyak 9 mata diklat. Syarat untuk mengikuti diklat itu sederhana, yaitu menjadi  anggota MN. Dengan adanya diklat itu kebutuhan PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) guru matematika Indonesia akan terpenuhi. Seperti kita ketahui PKB terdiri dari 3, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovasi. Bila Anda sebagai guru matematika tidak melaksanakan PKB maka Anda tidak bisa naik pangkat (untuk guru PNS).
Ada yang bertanya, apakah MN tidak berbenturan dengan MGMP Matematika? Tentu tidak. MN bisa bersinergi dengan MGMP, karena kita tahu, tidak semua MGMP berjalan sebagaimana mestinya. MN bisa bergandeng tangan dengan MGMP untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi guru matematika. Untuk itulah kita perlu membentuk pengurus sampai tingkat prov dan kab/kota agar bisa bersinergi dengan MGMP di daerah.
Ada yang tanya, kok pakai biaya pendaftaran? Ya, namanya organisasi itu membutuhkan biaya operasional. Lagian Cuma 1 kali saja kok membayar uang pendaftaran, hanya sebesar Rp50.000,00, tidak ada iuran bulanan. Dengan membayar Rp50.000,00 apa keuntungan yang bisa kita dapatkan? Keuntungan itu di antaranya adalah mendapat angka kredit 0,75 dan bisa digunakan untuk mengikuti diklat yang diselenggarakan oleh MN.
Akhirnya saya ucapkan selamat bergabung dengan Matematika Nusantara, Majulah guru matematika Indonesia. Mari bersama-sama bergandeng tangan untuk membangun kualitas pendidikan Indonesia khususnya guru Matematika Indonesia dengan memegang teguh moto BELAJAR BERBAGI MEMOTIVASI MENGINSPIRASI.

Diklat daring yang akan dilaksanakan MN dalam waktu dekat ini adalah diklat geogebra dasar.
Mau intip tentang geogebra, bisa dilihat disini



Video-video tentang tool geogebra, bisa diintip disini

Ada lagi ini nih
Masih Penasaran, ada lagi 
Nah, ternyata tool-tool geogebra memudahkan kita ya
Wah, ada lagi ternyata ya. 
Mungkin itu dulu sekilas info, semoga bermanfaat ya.






Kamis, 01 Desember 2016

Catatan Kecil Simposium Guru Tahun 2016

Kawan, seperti sebelumnya yang pernah kutulis "Jangan pernah takut untuk bermimpi"
Demikian juga aku, mengikuti Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2016, berdiri mempresentasikan karya dihadapan guru-guru dan juri-juri hebat di seluruh Indonesia merupakan mimpi yang benar-benar nyata. Hingga akhirnya bisa bersalaman dengan Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan "Pak Muhajir Effendy" merupakan bonus dan kuasa Allah SWT yang patut disyukuri.


Mengikuti simposium guru 2016 merupakan niatku untuk berbagi karya, karena aku telah mempunyai media pembelajaran yang kuberi nama "Flipbook bilangan bulat" . Aku ingin mensosialisasikan flipbookku serta mengajak guru-guru lain untuk membuat flipbook mata pelajaran mereka masing-masing, minimal diambil dari e-book K13 dari pemerintah.

Pasti kalian penasaran dengan flipbook ini kawan. Baiklah, aku akan ceritakan seperti yang telah aku tulis di FB ku.


"Flip book bibit unggulku"
Di grup MN, kami punya motto BTP (bibit tanam panen). Dengan itu selalu ada semangat kami untuk terus berkarya, saling memotivasi tanpa takut tersaingi. Kumpul Sendimat di yogya, merupakan tujuan & kami sebut panen.
Berbekal semangat BTP, realita perlunya perbaikan dalam proses pembelajaranku & media untuk siswa, berbekal ilmu yang didapat dari P4TK matematika dan pusdiklat keagamaan RI, maka flipbook bilangan bulat merupakan produk andalan tahun ini dan berhasil membawa kemenangan di beberapa event.
Ibarat menu, aku punya bahan dasar pisang, namun diolah dalam pisang keju, pisang goreng, dan kolak pisang, masing-masing diikutkan dalam event yang berbeda dan menang.
Begitu juga flipbook bilangan bulat. Bibit flipbook didapat saat ikut diklat bahan ajar yang diselenggarakan oleh pusdiklat keagaamaan RI di BDK Banjarmasin dengan WI Ibu Cut Ummi dari Jakarta. Bibit flipbook ditanam dan dipupuk dengan ilmu yang diberi P4TK matematika Yogya, ilmu video screencast dalam diklat online dan diklat ICT, Pembuatan karya ilmiah dalam diklat PKB.
Bibit juga dirawat dengan terus mengupgrade ilmu dengan diskusi sesama anggota MN, ikut diklat yang diadakan kementerian agama, juga workshop termasuk WS yang diadakan PGRI.
Dibuatlah flipbook semacam buku elektronik yang bisa membalik,sehingga pembaca seolah-olah membaca buku sebenarnya, didalamnya merupakan modul bilangan bulat, dilengkapi video dan petunjuk penggunaan.
Flipbook bilangan bulat dibuat dalam penelitian pengembangan, perlu waktu setahun untuk menuangkan ide dan menghasilkan produk inovasi pembelajaran matematika yang berhasil menghantarkan jadi juara 3 ONIP matematika di yogyakarta kategori menengah.
Flipbook bilangan bulat dibuat dalam proposal PTK, untuk perbaikan pembelajaran tahun berikutnya berhasil meraih juara 2 lomba penulisan proposal PGRI Kalsel.
Flipbook bilangan bulat dibuat dalam bentuk artikel , dengan memilih tema 10 yakni TIK sebagai media pembelajaran berhasil menghantarkan jadi juara 2 Simposium Guru 2016 kategori dikdas 3.
Ada beberapa catatan kecil selama event-event tersebut. Ada seni dikejar deadline untuk merampungkan karya sesuai aturan panitia. Perlu Usaha/ikhtiar,restu orangtua dan suami, doa semuanya, karomah itu ada.
Alhamdulillah, panen besar dengan bibit yang sangat unggul ,didukung keluarga tercinta ,sahabat, kerabat, warga MN.
Semoga menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi semua, semoga makin termotivasi untuk berkarya demi kemajuan anak bangsa.

  Sekali lagi, jangan takut untuk bermimpi kawan.


Senin, 03 Oktober 2016

MADRASAH PELAKSANA KURIKULUM 2013 BERDASARKAN SK DIRJEN

Mau tidak mau, suka tidak suka, Kurikulum 2013 mulai dilaksanakan oleh sekolah-sekolah yang ditunjuk oleh pemerintah secara bertahap.
Kali ini telah terbit SK dirjen untuk madrasah pelaksana Kurikulum 2013 tahap berikutnya. Simak yuk
Itu Sk nya, nah kalian pasti penasaran madrasah mana sih pelaksana Kurikulum 2013, bisa dilihat disini.
Semoga bermanfaat

BELAJAR BILANGAN BULAT

 Kali ini kita belajar bilangan bulat dengan leaflet. Penasaran? mari simak ya..
Mau modul bilangan bulat, semoga bermanfaat

Kumpulan video dengan Sparkol

Akhirnya, kangen dengan blog ini.
Mari simak video yang sudah dibuat dengan sparkol

Rindu Baitullah


RINDU BAITULLAH

Dalam keheningan malam
Kupanjatkan do’a
Mengharap ridha dan ampunanMu
Atas segala dosa-dosa

Diatas hamparan sajadah
Kuadukan kerinduanku
Rindu sebenar-benarnya rindu
Tuk memenuhi panggilanMu
Menjadi Tamu Allah , Ziarah Mekah Madinah
Menyempurnakan Iman dan Islamku

Ya Rabb...
Tiada daya dan upaya tanpa adanya kehendakMu
Hamba memohon, kabulkan hajat dan keinginanku
Menyambut undanganMu
Tuk menunaikan Rukun dan Wajib Haji

Wahai Tuhan yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati
Tunaikan kerinduan kami
Berihram, Wukuf di Arafah, Melaksanakan Tawaf Ifadah
Sa’i di antara Shafa dan Marwah, Bertahallul
Mabit di Mudzalifah dan Mina
Melempar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah
Hingga Tawaf Wada serta prosesi haji lainnya
Rangkaian ibadah yang dirindukan jutaan umat Muslim

Ya Allah yang memiliki keagungan dan kehormatan
Sampaikan kami agar bisa shalat di Masjidil Haram
Berdo’a di Multazam tempat yang makbul untuk berdo’a
Tawaf mengelilingi Ka’bah
Mengecup hajar Aswad
Ziarah Mekah Madinah
Sebelum ajal memisahkan jiwa raga

Ya Allah yang Maha Kuasa
Sertakanlah afiat di dalam badanku
Pemeliharaan agamaku
Anugerahkanlah ketaatanku kepadaMu
selama diberi kesempatan hidup
Melaksanakan shalat di Masjid Nabawi
Ziarah ke makam Rasulullah SAW kekasih Allah
Berdo’a di Raudah, tempat yang makbul untuk berdo’a
Ziarah ke Makam Baqi’ kubur sahabat, istri, serta anak Rasululah
Shalat di Masjid Quba dan Masjid Qiblatain
Tak lupa Jabal Uhud tempat bersejarah perang pasukan Nabi dengan Quraisy

Ya Allah Yang Maha Rahman dan Rahim
Bimbinglah langkahku agar tetap lurus di jalanMu
Berawal dari keiklasan kan kupenuhi undanganMu
Dengan ketulusan kan kusambut panggilanMu
Berilah aku kesadaran
Bahwa semua hanya titipan dan amanahMu
Kekuasaan, kemuliaan, keagungan hanyalah milikMu
Perkenankanlah pinta dan Do’a Hambamu
"Labbaik Allahumma Labbaik"

Banjarmasin, September 2016
Wenni

Jumat, 18 Desember 2015

Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas VII SMP/MTs

Selamat pagi siswa-siswi, terutama kelas VII SMP/MTs, kali ini kita akan mempelajari bilangan bulat yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Mari kita perhatikan slide berikut ini

Rabu, 16 Desember 2015

Powerfull Ala Wenni, Yuk hijrah menuju powerpoint berkualitas

Untuk menyampaikan sesuatu hal, kadangkala seseorang memerlukan cara yang efektif.
Kadangkala mereka tidak menyadari, ada hal-hal yang tidak perlu untuk ditampilkan dalam suatu presentasi. Ketika kita menyajikan sesuatu, kadang kita melupakan beberapa hal yang penting. Semoga tips berikut ini berguna.
Mari kita hijrah menuju presentasi berkualitas yuk...

Jumat, 18 September 2015

Lima Budaya Kerja Kemenag



Tanpa terasa diklat teknis substantif Peningkatan Kompetensi Evaluasi Pendidikan Bagi Guru MTs sudah menjelang hari-hari terakhir, namun aku baru bisa menuliskannya malam ini. Pertama karena sinyal kurang bersahabat dan aku baru tahu password wifi lantai 3 Pusdiklat nih. (BTW baru dapat pagi tadi nih password, diberitahu sama ketua kelas).

Aku ingin berbagi pengalamanku tentang diklat ini kawan, maukah kalian kembali membacanya? Baiklah, simak ya....
Selasa tanggal 15 September 2015 hari kedua diklat dimulai pukul 07.30 WIB kegiatan pembukaan dimulai dan dibuka oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Bapak Prof.Dr. Abd. Rahman Mas’ud, M.Pd. Menurut beliau seorang guru harus Mastering (Menguasai), Loving (Mencintai), dan Penuh Energik / antusias di hadapan peserta didik. 

Yang paling penting dari seorang guru adalah keteladanan /memberi contoh. Di hadapan 120 peserta diklat dari 4 angkatan yaitu diklat teknis substantif Peningkatan Kompetensi PKG dan PKB Bagi guru MA, diklat teknis substantif peningkatan kompetensi PKG dan PKB bagi guru MTs, diklat teknis substantif Peningkatan Kompetensi Media Pembelajaran Berbasis web bagi guru MTs dan Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Evaluasi Pendidikan bagi guru MTs ,yang masing-masing angkatan sebanyak 30 orang. Beliau menginginkan setiap guru memiliki tekad dan usaha dalam memberikan keteladanan. Tantangan guru di abad 21 mengharuskan setiap guru menguasai komputer dan bahasa asing terutama bahasa Inggris. Pendidikan akan membawa perubahan ke arah lebih baik sehingga guru sebagai ujung tombak perlu mempunyai pemahaman yang mendalam dan profesionalitas.

Lima budaya kerja kementerian agama yaitu Integritas (keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar); Profesionalitas (bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik); Inovasi (Menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik); Tanggung Jawab (bekerja secara tuntas dan konsekuen) dan Keteladanan (Menjadi Contoh yang baik bagi orang lain).
Sesudah rehat, Materi Kebijakan Diklat Tenaga Teknis Keagamaan oleh Dr.H.M.Kusasi, M.Pd sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan. Ternyata beliau dari Kalimantan Selatan.  Ternyata banyak hal yang perlu kami gali dan benahi terutama dari diri kami sendiri antara lain pola pikir, cara pandang terhadap sesuatu, dan lain sebagainya. Beliau mengupas lima budaya kerja kementerian agama, yaitu:
1.       Integritas (keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar);
2.      Profesionalitas (bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik);
3.      Inovasi (Menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik);
4.       Tanggung Jawab (bekerja secara tuntas dan konsekuen)
5.      Keteladanan (Menjadi Contoh yang baik bagi orang lain).

Barangkali kita perlu mengupas lebih dalam mengenai lima budaya kerja kementerian agama ini kawan.
1.      1. Integritas,
Indikasi positif : bertekad dan berkemauan untuk berbuat yang benar; berpikir positif, arif, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi; Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku; Menolak korupsi, suap atau gratifikasi
Indikasi negatif : Melanggar sumpah dan janji pegawai/jabatan; Melakukan perbuatan rekayasa atau manipulasi; menerima pemberian dalam bentuk apapun di luar ketentuan.

2.     2.  Profesionalitas
Indikator positif : Melakukan pekerjaan sesuai kompetensi jabatan; Disiplin dan bersungguh-sungguh dalam bekerja; Melakukan pekerjaan secara teukur; Melaksanakan dan menyelesaikan tugas tepat waktu; Menerima reward and punishment sesuai dengan ketentuan.
Indikasi negatif : Melakukan pekerjaan tanpa perencanaan yang matang; Melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan tugas dan fungsi; Malas dalam bekerja; Melakukan pekerjaan dengan hasil yang tidak sesuai dengan standar.

3.      Inovasi
Indikator positif : Selalu melakukan penyempurnaan dan perbaikan berkala dan berkelanjutan; Bersikap terbuka dalam menerima ide-ide baru yang konstruktif; Meningkatkan kompetensi dan kapasitas pribadi; Berani mengambil terobosan dan solusi dalam memecahkan masalah; Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam bekerja secara efektif dan efisien

Indikator negatif : Merasa cepat puas dengan hasil yang dicapai; bersikap apatis dalam merespons kebutuhan stakeholder dan user; Malas belajar, bertanya dan berdiskusi; Bersikap tertutup terhadap ide-ide pengembangan.

4.      Tanggung Jawab
Indikasi Positif: Menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu; Berani mengakui kesalahan, bersedia menerima konsekuensi, dan melakukan langkah-langkah perbaikan; Mengatasi masalah dengan segera; Komitmen dengan tugas yang diberikan
Indikasi negatif: Lalai dalam melaksanakan tugas; Menunda-nunda dan/atau menghindar dalam melaksanakan tugas; Selalu merasa benar dan suka menyalahkan orang lain; Menolak resiko atas hasil pekerjaan; Memilih-milih pekerjaan sesuai dengan keinginan pribadi; Menyalahgunakan wewenang dan tanggung jawab.

5.      Keteladanan
Indikasi positif : Berakhlak terpui, Memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, penuh keramahan dan adil; Membimbing dan memberikan arahan kepada bawahan dan teman sejawat; Melakukan pekerjaan yang baik dimulai dari diri sendiri
Indikasi negatif : Berakhlak tercela; Melayani dengan seadanya dan sikap setengah hati; Memperlakukan orang berbeda-beda secara subjektif; Melanggar peraturan perundang-undangan; Melakukan pembiaran terhadap bentuk pelanggaran.

Selanjutnya masih pada hari yang sama, kamipun mulai mendapatkan materi Building Learning Commitment (BLC) dari Dr. Monica H. Sudaryati,M.Si.  Dalam mata diklat ini dimaksudkan agar peserta didik mampu menciptakan komitmen tentang kebiasaan dan perilaku yang positif serta menghindari kebiasaan perilaku yang negatif untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif sehinggga akan memperoleh manfaat maksimal dari proses pembelajaran yang diikuti.
Pada pembelajaran mata diklat BLC ini  peserta  diklat diharapkan mampu merumuskan, menyepakati komitmen belajar yang telah disepakati untuk dilaksanakan  dan ditaati pada kegiatan diklat.

Barangkali itulah ceritaku kawan (ah, itu sih terlalu formal mungkin yang tersirat dalam benak kalian) namun aku bangga berada disini, mengikuti diklat bersama narasumber yang pintar-pintar dan peserta hebat.  Jangan bosan menunggu cerita aku nanti ya kawan….